Pesona Masjid Al Falah, Masjid Seribu Tiang di Kota Jambi

12:01:00 AM


#Destination – “Lebih dari seribu tahun perintah sholat itu diturunkan, dan di masjid ini disebut dengan masjid seribu tiang”. Kisah perjalanan keluarga saya di Jambi akhirnya sampailah di Masjid yang mempunyai sebutan 1000 tiang. Sehari sebelum pulang ke Solo, kakak dari istri saya mengajak kami untuk sholat berjamaah di Masjid Agung Al Falah yang merupakan salah satu masjid terbesar di Jambi.


Masjid 1000 tiang ini hanyalah sebutan, sebenarnya jumlah tiangnya hanya 256 buah. Masjid yang pernah di bangun pada tahun 1971 dan selesai sepuluh tahun kemudian ini menjadi kebanggaan masyarakat Jambi. Uniknya masjid ini tidak ada tembok kecuali di bagian deretan imam, sehingga ketika saya dan keluarga sholat berjamaah di masjid ini hawa sejuk bak udara dari surga sangat terasa.

Menurut sejarahnya, lokasi Masjid Agung Jambi ini merupakan pusat dari kerajaan Melayu dan tanah dari milik Sultan Thaha Syaifudin yang saat ini namanya menjadi nama Bandara di kota Jambi. 

 


 


Layaknya bangunan di jawa yaitu Pendopo, Masjid ini sangat terbuka dan hanya tiang penyangga sebagai podasinya. Bagian mihrab dan dinding depan Masjid Al Falah Jambi juga dihiasi dengan ukiran dari kuningan lafas lafas Allah yang membuat masjid 1000 tiang ini tampak berwibawa.

Secara arsitektur Masjid Agung Al-Falah dibangun dengan kubah besar di tengahnya dan satu menara yang menjulang tinggi di sisi utara masjid. Semua bangunan masjid ini menggunakan material beton bertulang. Kekhasan tiangnya jika di pandang sekilas memang berjumlah sangat banyak. Pada bagian luar masjid tiang berwarna putih ramping sedangkan pada dalam masjid tiangnya di lapisi dengan ukiran dan kuningan.

  




Ketika selesai sholat dhuhur, sayapun penasaran dan melihat beberapa arsitektur bangunan masjid 1000 tiang ini. Pada bagian kubah dihias dengan ornament  garis-garis simetris dengan kaligrafi huruf Al Quran berwarna emas. Ditengahnya terdapat lampu gantung berukuran sangat besar berbahan tembaga sehingga membuat kubah dilihat lebih indah.


Bangunan yang bersifat terbuka tanpa pintu dan jendela ini tentunya mempunyai makna filosofi sendiri. Al Falah dari bahasa arab yang berarti kemenangan sama dengan makna yang dimiliki masjid 1000 tiang yang mempunyai arsitektur terbuka. Terbukanya bangunan masjid tersebut adalah agar semua muslim manapun bebas untuk masuk dan melaksanakan ibadah sholat di masjid 1000 tiang ini.

You Might Also Like

2 Komentar

  1. kenapa ya Mas harus 1000 ? seperti gedung lawang sewu di Semarang

    Aku paling suka kalo ke beberapa kota itu menyempatkan solat di Masjid utamanya, gaya arsiteknya yg unik, dan tentu kdg masjidnya punya ciri khas yg beda dr masjid yg lain.

    Ah sepertinya kapan2 bisa nyoba solat di sini saat berkunjung ke Jambi

    ReplyDelete
  2. namanya juga sebutan mas hehe makanya biar gampang nyebutnya disebut seribu, sewu kayak lawang sewu...ayo mas ning jambi

    ReplyDelete