Menikmati Perjalanan dengan Kereta Api Argo Dwipangga di Gerbong Baru

2:51:00 AM


#Random – “Jika ingin melakukan perjalanan jarak jauh tapi santai, kereta adalah salah satu pilihannya”. Hal yang paling saya suka ketika melakukan perjalanan jauh selain naik kendaraan pribadi adalah dengan menggunakan transportasi umum. Salah satu transportasi umum yang bagi saya nyaman dan lebih santai adalah naik Kereta Api. Selain menghemat budget. Kereta api dirasa lebih nyaman dan aman dibanding dengan transportasi jalan raya.

Mungkin ini bukan pengalaman naik kereta pertama kali bagi saya, namun saya berniat menuliskannya karena Kereta yang saya naiki adalah kereta Dwi Pangga keluaran 2017 yang lalu (dan ini termasuk rangkaian terbaru) dibanding yang saya naiki di tahun 2015. Kereta Argo Dwi Pangga yang saya naiki adalah kereta malam dari Stasiun Solo Balapan. Berangkat ba’da isya dengan jurusan Gambir Jakarta Pusat.

Karena sudah lama tidak naik kereta jarak jauh, beberapa hari sebelumnya saya melakukan booking tiket kereta api lewat salah satu OTA yang sudah terinstall di hp. Karena saya termasuk orang yang males ribet, zaman now OTA sangat  sangat membantu dibanding harus mengantri di loket pembelian di stasiun.

Dengan booking tiket secara online, saya lebih dapat leluasa memilih kereta, jam keberangkatan, dan tempat duduk. Bayangkan jika saya harus antri di loket antrean kayak zaman old dulu hehe.

Kurang lebih 45 menit sebelum keberangkatan saya sudah sampai di Stasiun Balapan, karena saya termasuk orang yang suka On Tim  dari pada ketinggalan kan bisa rugi tuh. Jika bisa ontime kan lebih leluasa untuk meletakkan barang, antri boarding dan lain sebagainya.

Tak lama kemudian Dwi Pangga Datang, pertama melihatnya dalam hati saya sempet bertanya, kok keretanya beda ya sama yang saya naiki 2 tahun lalu. Argo Dwi Pangga kali ini rangkaiannya cukup eksklusif banget. Gerbong baru, cat baru dan semua serba masih terasa baru bau-baunya, meskipun saya naik nya di akhir tahun 2017.
 

Keberuntungan bagi saya ketika dapat gerbong yang masih sangat sepi. Waktu itu saya sempat salah gerbong karena di kasih tau petugasnya garbong saya nomor dua dari belakang, ternyata nomor dua dari depan. Saya berharap sebelah tempat duduk saya tidak ada orang supaya bisa selonjoran. Akhirnya sampai Jakarta bisa selonjoran dengan dua kursi, karena rata-rata satu gerbong isinya 60-70% dari total kursi.

Oh iya..fasilitas yang ada di Argo Dwi Pangga cukup lumayan. Selain keretanya yang nyaman, suara gesekan roda dan relnya pun tidak terlalu terasa dibanding Dwi Pangga rangkaian lama. Sehingga cukup senyap dan nyaman selama perjalanan. Dwi Pangga yang baru ini sudah lengkap dengan segala fasilitasnya seperti kereta pada umumnya. Kursi baru nan empuk, toilet bersih, gerbong makan dan lain sebagainya. Hal yang terpenting adalah mengenai kebersihan kereta. Karena termasuk rangkaian baru, kereta eksekutif yang saya naiki ini cukup bersih sekali.

You Might Also Like

1 Komentar