Terminal 4 Changi Air Port yang Modern dan Canggih , Delay Pun Tetap Terasa Nyaman

12:32:00 AM


#Lifestyle and Review - Jika di Bandara Soekarno Hatta mempunyai Terminal 3 yang cukup nyaman dan besar. Di Changi Airport SIngapura mempunyai Terminal 4.  Denger-denger Terminal 4 yang diresmikan akhir tahun 2017 ini dibangun dengan rancangan dan teknologi yang sangat canggih. Akhirnya saya bisa merasakan Terminal 4 Changi Airport (T4) saat kepulangan saya dari SIngapura menuju Indonesia.

Karena tidak mau ketinggalan pesawat dan berurusan dengan imigrasi, Jam 8 pagi saya sudah check out dari hotel dan menuju ke T4. Pertama kali menginjakkan kaki di T4, wow Terminal yang sangat besar sekali. Saya mencoba  menyusuri setiap lokasi dan fasilitas di T4 yang sangat  memanjakan penumpang. Segalanya serba otomatis, termasuk mulai dari check in hingga scan paspor di imigrasi.

Awalnya saya agak bingung, setelah memegang selembar e-ticket harus di apain, karena saya melihat sekitar tidak ada mbak-mbak cantik yang biasanya sudah menunggu para calon penumpang antri untuk check in dan boarding. Ternyata ada sekerumunan orang dari jauh saya lihat sudah antri di depan Kios check in otomatis, disinilah setiap penumpang harus memasukkan referensi pemesanan atau kode booking ticket untuk mendapatkan boarding pass. Bahkan terdapat Automated Bag Drop untuk memasukkan bagasi sembari mengambil kartu barcode bagasi di kios tersebut.


Setelah selesai, saya berjalan menuju Imigrasi, disana hanya ada satu petugas yang menunggu dan memandu saya untuk untuk memindai paspor dan scan wajah di alat yang telah tersedia di T4 untuk dapat masuk ke Gate yang sesuai dengan penerbangan. Setelah check imigrasi termasuk barang-barang ada kejadian yang cukup lucu. Waktu itu saya bersama kawan saya membawa minyak wangi yang di beli di Indonesia.

Waktu keberangkatan dari Jogja cairan 350ml kenapa di loloskan (mungkin karena di Indonesia hehe).. setelah pulang waktu pengecekan di Bandara Changi, ketahuan kita mau terbang bawa minyak tersebut. Akhirnya sama petugas bandaranya di minta untuk ditinggal. Dan petugas bendaranya bilang “ maaf dengan sangat ya pak, ada baiknya sebelum saya sita di pakai dulu sepuasnya”. Akhirnya saya dan kawan –kawan menyemprotkan minyak wangi tersebut ke seluruh badan, jaket dan tas yang kami bawa (gak mau rugi) kami pun di lihat sama beberapa orang dan petugas bandara. Maklum parfum mahal wkwkw….eman-eman

Tak lama kemudian setelah check barang di Imigrasi, saya langsung menuju Gate 8 untuk penerbangan menggunakan Air Asia menuju Jogja. Oh iya, FYI saja nih, Saat ini ada 6 maskapai yang beroperasi di terminal 4, yaitu: Air Asia (Maskapai saya saat itu), Cathay Pacific, Korean Air, Vietnam Airlines, Cebu Pacific, dan Spring Airlines. Jadi, jika ingin mencoba  Terminal 4 Changi Airport, silahkan menaiki maskapai-maskapai tersebut.

Asiknya lagi, di Changi Airport untuk membunuh rasa jenuh dan sambil menunggu di ruang tunggu keberangkatan menuju Indonesia, juga tersedia counter wifi gratis. Untuk mengakses Wi-fi ini, saya harus  connect ke Wi-fi@Changi, kemudian log-in. Berhubung nomor ponsel saya tidak bisa menerima SMS karena tidak saya daftarkan untuk roaming ke luar negeri, jadi bisa  menggunakan cara yang kedua. Di ruang tunggu terdapat kios komputer yang bertuliskan Free WiFi. Untuk aktifasi saya harus memindai paspor. di layar komputer akan muncul password yang bisa digunakan saat log-in melalui ponsel. Perlu di ketahui, bahawa setiap calon penumpang hanya berhak mendapatkan akses Wi-fi gratis selama 3 jam sejak login.


Menurut saya berada di terminal 4 seperti berada di Mal – mal pada umumnya, Disini tersedia berbagai macam kios, gerai dan bermacam aneka restoran yang bisa dinikmati oleh para calon penumpang. Terminal 4 juga terdapat patung maupun ornamen instagramable untuk dijadikan latar belakang foto . Seperti halnya ketika di Singapura , saya bisa langsung minum secara gratis melalui spot air minum yang lokasinya bisa didapatkan di bandara dengan cukup membawa botol kososng air mineral. Bagaimana pengalaman teman-teman, pernah ke T4 Changi Air Port?

You Might Also Like

0 Komentar